Jokowi ganti hadiah sepeda dengan foto bersama

Samarinda (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo mengganti hadiah sepeda yang sebelumnya selalu ia berikan kepada masyarakat melalui quiz sederhana menjadi kesempatan berfoto bersama dirinya.

“Sekarang saya tak kasih sepeda dulu tapi saya beri gambar,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berdialog dengan masyarakat penerima sertifikat di Halaman Samarinda Convention Hall di Kota Samarinda, Kamis.

Dua orang yang berhasil menjawab pertanyaan dari Presiden yakni Erlianti dari Kutai Kartanegara, Tenggarong, dan Asikin Dulur dari Bontang Utara pun berfoto di panggung di sisi Presiden.

Setelah itu keduanya berkesempatan untuk bersalaman selain dengan Presiden Jokowi, juga dengan para pejabat yang hadir di antaranya Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur Kaltim Isran Noor, Mensesneg Pratikno, dan Menhub Budi Karya Sumadi.

Erlianti menjawab pertanyaan Presiden dengan baik terkait empat nama suku yang diminta.

Sedangkan Asikin bisa menjawab tujuh nama-nama ikan yang ditanyakan Presiden.

Pada kesempatan itu Presiden membagikan ribuan sertifikat tanah kepada masyarakat di Kaltim dan sebagian Kaltara.

Sertifikat yang dibagikan di hari itu sebanyak 5.083 sertifikat dan total sertifikat yang dibagikan dan diterbitkan oleh BPN di wilayah tersebut mencapai 26.000 sertifikat.

Ditargetkan sebanyak 100.000 sertifikat bisa diselesaikan tahun ini di wilayah Kaltim berlanjut tahun depan diharapkan bisa mencapai 200.000 sertifikat dibagikan kepada masyarakat di provinsi tersebut.

Kehadiran Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana mendapatkan sambutan yang antusias dari masyarakat setempat, banyak dari mereka berdiri di sisi jalan menanti rombongan Presiden lewat sambil mengabadikannya dengan ponsel mereka.

Baca juga: Presiden hadiahi Saeful sepeda karena hafal Pancasila
Baca juga: Jokowi apresiasi kepandaian anak Papua
Baca juga: Bagi Hisbullah salaman dengan Jokowi lebih penting dari sepeda
Baca juga: Presiden Jokowi kian sering hadiahi modal usaha

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018